Perkuat Jiwa Kepemimpinan, 4 Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Wakili KPwBI Lhokseumawe pada YELP 2026 di Batam

LHOKSEUMAWE — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe resmi mengirimkan 4 (empat) orang perwakilan mahasiswa penerima Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (BPK) yang tergabung dalam Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Keempat mahasiswa tersebut ditugaskan untuk mengikut rangkaian kegiatan Leadership Camp GenBI Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 28–29 Oktober 2026 di Batam. Dari empat delegasi terbaik UIN Sultanah Nahrasiyah yang dipercaya menjadi perwakilan KPwBI Lhokseumawe tersebut, dua di antaranya merupakan mahasiswi yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), yaitu Suharni dan Haura Safira. 

Kegiatan tingkat nasional ini merupakan bagian dari rangkaian road to Youth Economic Leadership Program (YELP) dengan mengusung tema "Be a Future Leader: Memimpin Perubahan Berkelanjutan dan Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045". Penyelenggaraan Leadership Camp GenBI 2026 bertujuannya untuk meningkatkan kapasitas hard skill dan soft skill, sekaligus memperkuat jiwa kepemimpinan mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia. Selama dua hari pelaksanaan di Batam, para peserta diharapkan dapat berperan aktif serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara penuh guna mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.  

Penyelenggaraan Leadership Camp GenBI 2026 berfokus penuh pada penguatan kapasitas hard skill dan soft skill peserta, sekaligus menempa jiwa kepemimpinan mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia agar siap menghadapi tantangan global. Melalui tema besar "Be a Future Leader: Memimpin Perubahan Berkelanjutan dan Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045", agenda pelatihan intensif di Batam ini dirancang untuk membentuk karakter pemimpin muda yang tangguh, visioner, dan berwawasan luas. Penguatan jiwa kepemimpinan ini menjadi sangat krusial mengingat peran anggota GenBI sebagai frontliner, agent of change, dan future leaders bagi Indonesia. Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, para peserta dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai dinamika kebanksentralan, manajemen perubahan, pemikiran strategis, serta pentingnya prinsip 

Share this Post