Bangun Fondasi Keunggulan Akademik, FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah Rumuskan Visi Fakultas Masa Depan
LHOKSEUMAWE – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perumusan Visi Fakultas pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam merumuskan arah pengembangan FEBI agar semakin responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, dinamika ekonomi global, transformasi digital, serta kebutuhan dunia kerja dan industri.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag. Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya visi fakultas yang selaras dengan arah pengembangan universitas, memiliki orientasi keunggulan, serta mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Visi fakultas diharapkan tidak hanya menjadi rumusan normatif, tetapi juga menjadi pedoman strategis dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kelembagaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I, Dr. Iskandar, M.Si., Dekan FEBI Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Ph.D., para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta dosen di lingkungan FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.
FGD ini menghadirkan Prof. Dr. Hafas Furqani, M.Ec. sebagai pemantik utama. Dalam forum tersebut, pembahasan diarahkan pada penguatan landasan filosofis dan akademik visi fakultas, identifikasi keunggulan institusi, pemetaan tantangan masa depan ekonomi dan bisnis Islam, serta penentuan orientasi pengembangan FEBI yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi kontemporer.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan eksternal sebagai mitra strategis, yaitu perwakilan Bank Indonesia, BCA Lhokseumawe, pihak perpajakan, akademisi Universitas Malikussaleh (Unimal), dan Politeknik Negeri Lhokseumawe. Kehadiran para mitra tersebut memberikan perspektif yang beragam mengenai kebutuhan kompetensi sumber daya manusia, perkembangan sektor keuangan dan perbankan, kebijakan perpajakan, dunia usaha, serta tantangan transformasi ekonomi digital.
Melalui dialog antara kalangan akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan, FGD ini menjadi ruang kolaboratif untuk memastikan bahwa visi FEBI tidak hanya berorientasi pada penguatan identitas akademik, tetapi juga memiliki relevansi praktis dan daya saing. Rumusan visi diharapkan mampu merepresentasikan karakter keilmuan ekonomi dan bisnis Islam sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai syariah, profesionalisme, inovasi, dan kearifan lokal.
Pembahasan juga diarahkan untuk membangun keselarasan antara visi fakultas dengan visi universitas, sekaligus memperkuat diferensiasi dan keunggulan FEBI dalam pengembangan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam. Hal ini menjadi penting dalam menghadapi perubahan lanskap industri keuangan, perkembangan teknologi finansial, industri halal, ekonomi digital, serta penguatan ekonomi syariah di tingkat nasional dan global.
Melalui kegiatan FGD Perumusan Visi ini, FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk membangun fakultas yang memiliki arah pengembangan jelas, identitas akademik yang kuat, dan orientasi keunggulan yang berkelanjutan.
Hasil diskusi diharapkan menjadi landasan penting dalam penyempurnaan visi, misi, tujuan, dan strategi pengembangan FEBI ke depan, sehingga mampu melahirkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.