HMJ Perbankan Syariah Gelar Seminar Internasional, Dorong Mahasiswa Menjadi Digital Entrepreneur Berdaya Saing Global

Lhokseumawe, 30 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe sukses menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk "Digital Entrepreneur Startup: Langkah Awal Memulai Bisnis dari Nol" pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, akademisi, serta masyarakat umum dari berbagai negara.

Seminar ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa di bidang kewirausahaan digital sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi membangun startup digital, pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence (AI), inovasi bisnis, serta peluang pengembangan usaha yang berdaya saing di era transformasi digital.

 

Pengurus HMJ Perbankan Syariah FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berfoto bersama dosen dan civitas akademika sebagai bentuk komitmen dalam mendorong lahirnya generasi digital entrepreneur yang inovatif dan berdaya saing global.

Acara dipandu oleh Sabila Ramadhani Sinaga selaku Master of Ceremony (MC) dan diawali dengan sambutan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah, Muhammad Rido. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa seminar ini merupakan wujud komitmen HMJ Perbankan Syariah dalam menghadirkan program akademik yang relevan dengan perkembangan teknologi dan dunia usaha. Melalui kegiatan ini, HMJ berharap dapat memperluas wawasan mahasiswa, menumbuhkan semangat inovasi, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dunia usaha berbasis digital.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, M.A., Ph.D., menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka Seminar Internasional tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif HMJ Perbankan Syariah yang berhasil menyelenggarakan seminar bertaraf internasional sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas akademik serta pengembangan kompetensi kewirausahaan digital.

Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta tidak ragu belajar dari individu yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang lebih luas. Menurutnya, lingkungan yang dipenuhi orang-orang berilmu akan menjadi motivasi untuk terus berkembang, berinovasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Dekan FEBI berharap seminar internasional ini mampu membuka cakrawala berpikir mahasiswa bahwa generasi muda Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk membangun dan mengembangkan bisnis tidak hanya di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga mampu bersaing dan berekspansi ke pasar internasional. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi, mahasiswa diharapkan memiliki keberanian, kepercayaan diri, serta visi global untuk membangun startup yang mampu memberikan dampak positif di berbagai negara. Setelah menyampaikan sambutan, beliau secara resmi membuka rangkaian Seminar Internasional.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, M.A., Ph.D., secara resmi membuka Seminar Internasional yang diselenggarakan HMJ Perbankan Syariah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi kewirausahaan digital mahasiswa

Seminar menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kewirausahaan dan teknologi digital.

Pemateri pertama, Basrul, M.S., dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, menyampaikan materi mengenai Digital Entrepreneur Startup. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa membangun startup tidak selalu membutuhkan modal besar maupun kemampuan coding. Langkah awal yang paling penting adalah mampu mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat, memahami kebutuhan pasar, kemudian menghadirkan solusi melalui model bisnis yang tepat.

Selain itu, beliau menjelaskan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dapat meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, serta membuka peluang baru dalam pengembangan usaha, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital.

 
Pemateri menyampaikan materi mengenai pembangunan startup digital, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), serta strategi pengembangan bisnis berbasis teknologi

Pemateri kedua, Alim Misbullah, S.Si., M.S., yang merupakan Algorithm Developer and Coding Engineer sekaligus mahasiswa doktoral di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Taiwan, membawakan materi bertajuk "Digital Entrepreneur Mindset: Panduan Praktis Startup Digital dari Nol."

Dalam pemaparannya, Alim menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah startup tidak ditentukan oleh besarnya modal, melainkan oleh kemampuan dalam menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Ia memaparkan tahapan membangun startup digital, mulai dari menemukan ide bisnis, menyusun model bisnis, mengembangkan Minimum Viable Product (MVP), hingga memperoleh pelanggan pertama.

Pada akhir sesi, Alim memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar berani memulai usaha sejak dini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan Artificial Intelligence sebagai sarana menciptakan inovasi yang bernilai dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Seminar berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan mengenai strategi membangun startup, pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pengembangan usaha, peluang digital entrepreneurship, hingga implementasi prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam pengembangan bisnis digital.


Peserta dari berbagai negara mengikuti Seminar Internasional secara daring melalui Zoom Meeting dan aktif berdiskusi bersama para narasumber.

Melalui penyelenggaraan seminar internasional ini, HMJ Perbankan Syariah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan wawasan, kompetensi, dan semangat inovasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan ekonomi digital. Seminar ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki daya saing global, serta mampu mengembangkan bisnis digital yang tetap berlandaskan nilai-nilai ekonomi syariah.

 

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

 

Share this Post