Bangun Sinergi Lintas Perguruan Tinggi, FEBI UIN SUNA Lhokseumawe dan FEB Universitas Dharmawangsa Sepakat Berkolaborasi

Lhokseumawe — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Dharmawangsa, Medan Sumatera Utara. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026. Kerja sama yang direncanakan berlangsung selama lima tahun ini berfokus pada penguatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada kedua belah pihak. Melalui kesepakatan ini, kedua instansi berkomitmen untuk saling mengintegrasikan potensi serta sumber daya guna mendorong capaian kinerja akademis yang optimal dan kolaboratif.

Menanggapi penandatanganan kerja sama strategis ini, Dekan FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kemitraan lintas institusi tersebut. 

"Kerja sama ini merupakan langkah konkrit institusional dalam merespons dinamika dan tantangan pendidikan tinggi saat ini. Melalui kolaborasi riset, pengabdian masyarakat terpadu, serta pertukaran ideasi akademis antar-program studi, kami optimistis dapat memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus meningkatkan keunggulan daya saing lulusan di bidang ekonomi dan bisnis Islam. Kemitraan ini merupakan pijakan awal untuk melahirkan inovasi akademis yang berdampak nyata bagi kedua kampus dan masyarakat luas." 

Lebih lanjut, beliau menambahkan penekanan terkait implementasi teknis pada tingkat program studi: "Kami sangat menekankan agar poin-poin kesepakatan ini segera ditindaklanjuti oleh para Ketua Program Studi dalam bentuk program aksi nyata. Integrasi riset kolaboratif, pengabdian masyarakat berbasis kemitraan regional, serta penguatan kompetensi lulusan harus menjadi prioritas utama. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan luaran akademis yang tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga memberikan kontribusi kontributif bagi masyarakat luas." 

Kerja sama antarlembaga ini diharapkan segera ditindaklanjuti oleh para Ketua Program Studi dan pejabat teknis terkait melalui berbagai program kerja nyata yang dapat mendatangkan manfaat mutualistik bagi pengembangan iklim akademik di Indonesia.

Share this Post