FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Wawancara Penempatan Mahasiswa OJT 2026
Lhokseumawe – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan wawancara penempatan mahasiswa untuk Program On the Job Training (OJT) Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses penempatan mahasiswa ke berbagai lembaga mitra yang akan menjadi lokasi praktik lapangan selama pelaksanaan OJT.
Pelaksanaan wawancara berlangsung di lingkungan FEBI dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang akan melaksanakan OJT pada tahun akademik 2026. Melalui proses wawancara ini, fakultas berupaya memetakan minat, kompetensi, serta kesiapan mahasiswa agar penempatan yang dilakukan dapat sesuai dengan kebutuhan lembaga mitra sekaligus mendukung pengembangan karier mahasiswa di masa depan.
Ketua Panitia OJT FEBI, Muhammad Syafril Nasution, SE., M.Si menyampaikan bahwa pelaksanaan OJT tahun ini mendapatkan respons yang sangat positif dari berbagai lembaga keuangan dan perbankan. Berkat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang intensif antara fakultas dengan berbagai institusi mitra, jumlah kuota penerimaan mahasiswa OJT mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, banyak lembaga keuangan syariah maupun konvensional, bank, koperasi, Baitul Mal, lembaga zakat, serta instansi pemerintah dan swasta yang menyatakan kesediaannya untuk menerima mahasiswa FEBI sebagai peserta OJT. Kondisi ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktik yang lebih luas dan relevan dengan bidang keilmuan yang mereka tekuni.
“Alhamdulillah, tahun ini kuota penerimaan mahasiswa OJT dari berbagai lembaga keuangan dan perbankan sangat banyak. Hal ini merupakan hasil dari komunikasi dan kerja sama yang terus dibangun oleh fakultas, khususnya tim OJT, dengan berbagai mitra strategis. Kami bersyukur lembaga-lembaga tersebut memberikan kepercayaan yang tinggi kepada mahasiswa FEBI untuk belajar dan mengembangkan kompetensinya di dunia kerja,” ujarnya.
Salah satu keunggulan pelaksanaan OJT tahun 2026 adalah pemberian kesempatan yang lebih luas kepada mahasiswa dalam menentukan lokasi praktik. Fakultas menerapkan mekanisme yang fleksibel dengan mengakomodasi dua pola penempatan, yaitu penempatan berdasarkan pilihan mandiri mahasiswa dan penempatan yang ditentukan oleh fakultas sesuai kebutuhan serta ketersediaan kuota pada lembaga mitra.
Melalui skema tersebut, mahasiswa yang telah memiliki minat khusus terhadap suatu lembaga atau institusi tertentu diberikan kesempatan untuk mengajukan pilihan lokasi OJT secara mandiri. Sementara itu, bagi mahasiswa yang belum menentukan lokasi atau membutuhkan arahan lebih lanjut, fakultas akan membantu melakukan penempatan berdasarkan hasil wawancara, kompetensi akademik, serta kesesuaian kebutuhan mitra.
Dekan FEBI Muhammad Syahrial Razali, Lc., MA., Ph.D menyambut baik antusiasme lembaga-lembaga mitra yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kepercayaan tersebut dinilai sebagai indikator bahwa kualitas lulusan dan mahasiswa FEBI semakin diakui oleh dunia kerja. Selain menjadi sarana penguatan kompetensi profesional, OJT juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di lapangan.
Melalui program OJT, mahasiswa diharapkan dapat memahami dinamika dunia kerja, meningkatkan keterampilan teknis dan komunikasi profesional, serta memperluas jejaring dengan berbagai lembaga dan industri. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja setelah menyelesaikan studi.
Dengan tersedianya kuota yang besar dari berbagai lembaga keuangan dan perbankan serta adanya fleksibilitas dalam mekanisme penempatan, FEBI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe optimis pelaksanaan OJT Tahun 2026 akan berjalan lebih efektif, memberikan pengalaman belajar yang berkualitas, serta semakin memperkuat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Program OJT merupakan salah satu bentuk komitmen FEBI dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis, profesionalisme, dan kesiapan yang tinggi untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.